Kecerdasan manusia, pada dasarnya memiliki cakupan yang sangat luas, sebagai bagian anugerah yang diberikan oleh tuhan kepada setiap insan. Kecerdasan pada manusia dibagi menjadi empat kecerdasan utama, yaitu :

  1. Kecerdasan Intelektual / Intellegence Qoutient (IQ), kecerdasan ini meliputi kecerdasan kognitif (aktivitas berfikir), yang memiliki kaitannya dengan kemampuan memahami, menganalisa, mengingat, mengevaluasi dan memecahkan masalah
  2. Kecerdasan Emosional / Emotional Qoutient (EQ), kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan mengontrol perasaan diri sendiri, mengenali prasaan orang lain, adaptasi, kerja sama, disiplin, komitmen dan tanggun gjawab
  3. Kecerdasan Spiritual / Spiritual Qoutient (SQ), kecerdasan yang memiliki kemampuan dalam mengarahkan atau membimbing dari Kecerdasan Intelektual / Intellegence Qoutient (IQ), dan Kecerdasan Emosional / Emotional Qoutient (EQ), dengan kemampuan bertindak jujur, adil, menghargai, toleransi, kasih sayang, empati, rendah hati, dan sikap ramah.
  4. Kecerdasan Transjender / Trancendental Qoutient (TQ), kecerdasan ini merupakan pengembangan dari Kecerdasan Spiritual, yang memiliki konsep visioner jauh kedepan, yaitu berkaitan dengan ruhaniah/ilahiyah, dengan kemampuan mampu memaknai kehidupanya dalam perspektif agama.

Dari ke empat kecerdasan utama pada setiap manusia,Howard Earl Gardner berkebangsaan Amerika, berpendapat bahwa kecerdasan manusia bisa dibagi kedalam beberapa jenis kecerdasan yaitu dengan mengenalkan 9 tipe kecerdasan yang berbeda beda, antara lain :

  1. Kecerdasan Spasial/visual, dimana kecerdasana ini berkaitan dengan kemampuan melihat dengan mengenali dunia secara akurat dan mampu menggambarkannya kedalam bentuk-bentuk yang diinginkan. Biasanya kecerdasan ini biasa digunakan oleh pelukis, pematung dan yan lainnya dalam menjalankan tugas yang diembannya.
  2. Kecerdasan Naturalis, jenis kecerdasan ini memiliki kemampuan untuk memahami lingkungannya dengan baik, yang berkaitannya dengan interaksi mahluk hidup.
  3. Kecerdasan Musical, kecerdasan ini berkaitan dalama pemahaman dalam mengenali suara.

Dengan kemampuannya peka terhadap nada, melodi, atau berbagai bunyi.

  1. Kecerdasan Logika Matematika, tipe kecerdasan ini sangat umum dalam kehidupan bermasyarakat, dan biasanya menjadi tolak ukur kecerdasannya dengan kemampuan matematikanya.
  2. Kecerdasan Eksistensial, tipe kecerdasan ini berkaitan dengan memahami dan mengetahui berbagai hal tentang kehidupan, dengan kemampuan mengolah dan mencari banyak alasan tentang berbagai hal dalam kehidupan.
  3. Kecerdasan Interpersonal, tipe kecerdasan yang mampu memahami kebutuhan dan perasangka orang lain yang berada disekitarnya. Dapat di gunakan dalam menjalankan kehidupan ditengah masyarakat, untuk saling menolong dan bekerjasama
  4. Kecerdasan Kinetik Jasmani, tipe kecerdasan ini berkaitan dengan pengolahan pikiran dalam kemampuannya mengerakan tubuh, yang berguna dalam membantu untuk lebih terampil bergerak/menggunakan alat yang sering digunakan.
  5. Kecerdasan Linguistik, tipe kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan untuk berkomunikasi, yaitu kemampuan untuk memilih setiap kata yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain.
  6. Kecerdasan Intrapersonal, tipe kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan memahami kebutuhan dirinya ataupun orang yang ada disekitarnya.

Dari teori kecerdasan yang ada, yang telah di jabarkan diatas menjadikan menusia memiliki kemampuan untuk merubah, bisa memberikan dari keburukan menjadi kebikan atau bahkan sebaliknya.

Coach Eddy Suprianto mengebangkan teori kecerdasan manusia dengan membuat model Kecerdasan Piramida K3 Nusantara. Dengan menggabungkan Physical Qoutient (PQ),  Intellegence Qoutient (IQ), Emotional Qoutient (EQ), Spiritual Qoutient (SQ), Ruhani Qoutient (SQ).

Bagaimana pengembangan dan pengaplikasian membuat model Kecerdasan Piramida K3 Nusantara dapat diterapkan, serta apa saja yang menjadi pondasiya, akan dikupas pada pembahasan di Seminar Holistic Safety Leadership Coaching secara menyeluruh.

Written By:

Eddy Suprianto
SHECARE INDONESIA